Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi Sikap Disiplin pada Anak yang Ketergantungan Gadget Melalui Permainan Lego
DOI:
https://doi.org/10.55606/jpmi.v5i2.6904Keywords:
Anti-Corruption Education, Children, Discipline, Gadget Dependency, LEGO PlayAbstract
Corruption is a serious issue that must be addressed from an early age through character education. Children who are overly dependent on gadgets tend to experience a decline in discipline and moral values. Therefore, a socialization program on anti-corruption education using a creative method through LEGO play was organized, entitled "Socialization of Anti-Corruption Education and Discipline Attitudes in Children with Gadget Dependency through LEGO Play at SD Negeri 004 Samarinda Ilir, Grade V, Gg Budiman, Jl. Lumba-Lumba, Selili, Samarinda."The purpose of this activity is to instill the principles of honesty, responsibility, and to foster disciplined behavior among students in a fun and interactive way. The method used is collaborative, where children are encouraged to build structures using LEGO bricks while being taught about anti-corruption principles.The results of this activity show a positive development in student behavior, with a noticeable reduction in gadget dependency and an increased understanding of the importance of honesty and discipline. This program serves as an effective learning approach to instill character values contextually and enjoyably within the elementary school environment.
Downloads
References
Aqib, Z., & Sujak. (2011). Panduan dan aplikasi pendidikan karakter. Yrama Widya.
Gunawan, H. (2012). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Alfabeta.
Handayani, D., dalam Utami, D., et al. (2008). Pengaruh permainan lego terhadap peningkatan konsentrasi anak autis. Jurnal Pendidikan, 3(2), 277–283.
Hasan, H., Alfarrizy, A., & Hartono, H. (2021). Maraknya kasus korupsi di Indonesia tahun ke tahun. Journal of Law, Education and Business, 2(1), 335–340. https://doi.org/10.57235/jleb.v2i1.1645
Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.
Koesoema, D. (2010). Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Grasindo.
Kundre, J. L. (2022). Pengembangan kreativitas anak usia dini dengan menggunakan permainan lego warna pada PAUD Kawana di Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(20), 1–23.
Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Majid, A., & Andayani, D. (2012). Pendidikan karakter perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis multidimensional. Bumi Aksara.
Narwanti, S. (2011). Pendidikan karakter. Familia.
Nur, S. M. (2021). Penerapan pendidikan anti korupsi kepada siswa sekolah dasar. Jurnal Eduscience, 6, 111–118.
Samani, M., & Hariyanto. (2012). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyadi. (2013). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Wibowo, A. (2012). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa. Pustaka Pelajar.
Yaumi, M. (2014). Pendidikan karakter: Landasan, pilar, dan implementasi. Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







