Membudayakan Cium Tangan dan Salaman pada Anak di Sekolah Dasar

Authors

  • Euis Kusumarini Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
  • Eka Selvi Handayani Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
  • Cindy Swediati Putri Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
  • Devi Kurniasari Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
  • Maria Fampilia Tea Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
  • Sony Christian Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.55606/jpmi.v5i2.6905

Keywords:

Character Building, Hand-kissing, Handshaking, Politeness, Religious Values

Abstract

Cultivating hand-kissing and handshaking habits among students at SDN 004 Samarinda Ilir as a form of character building through religious values, politeness, and respect toward teachers and peers. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the practice of hand-kissing and handshaking is carried out every morning before learning activities begin and after lessons end. Teachers play an active role as role models, guides, and supervisors in instilling this habit. The positive impacts include improved student respect toward teachers, the growth of a sense of togetherness, and the creation of a more friendly and religious school atmosphere. Challenges faced include the inconsistency of some students, especially in the early grades, in maintaining the habit, which necessitates stronger parental involvement and more intensive collaboration. Thus, the cultivation of hand-kissing and handshaking at SDN 004 Samarinda Ilir has proven effective as a character education strategy that can be continuously preserved

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aqib, Z., & Sujak. (2011). Panduan dan aplikasi pendidikan karakter. Yrama Widya.

Asmani, J. M. (2012). Tips menjadi guru inspiratif, kreatif, dan inovatif. Diva Press.

Gunawan, H. (2012). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Alfabeta.

Hidayat, R. (2018). Pendidikan karakter di sekolah dasar: Teori dan praktik. Kencana.

Kemendiknas. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.

Koesoema, D. (2010). Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Grasindo.

Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Majid, A., & Andayani, D. (2012). Pendidikan karakter perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.

Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis multidimensional. Bumi Aksara.

Narwanti, S. (2011). Pendidikan karakter. Familia.

Samani, M., & Hariyanto. (2012). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suyadi. (2013). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.

Wibowo, A. (2012). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa. Pustaka Pelajar.

Yaumi, M. (2014). Pendidikan karakter: Landasan, pilar, dan implementasi. Kencana.

Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.

Zuriah, N. (2015). Pendidikan moral dan budi pekerti dalam perspektif perubahan. Bumi Aksara.

Downloads

Published

2026-04-08

How to Cite

Euis Kusumarini, Eka Selvi Handayani, Cindy Swediati Putri, Devi Kurniasari, Maria Fampilia Tea, & Sony Christian. (2026). Membudayakan Cium Tangan dan Salaman pada Anak di Sekolah Dasar. JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA, 5(2), 88–94. https://doi.org/10.55606/jpmi.v5i2.6905

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)