Eksistensi Sanggar Tari Kirana di Kota Tangerang melalui Pengembangan Seni Tari Tradisional
DOI:
https://doi.org/10.55606/sokoguru.v6i1.7259Keywords:
Eksistens, Sanggar Tari, Pengembangan Tari TradisionalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi Sanggar Tari Kirana di Kota Tangerang melalui pengembangan seni tari tradisional. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sanggar Tari Kirana memiliki eksistensi yang baik melalui kegiatan latihan rutin, pembinaan anggota, penciptaan karya tari, serta partisipasi dalam berbagai pertunjukan seni di tingkat daerah hingga internasional. Pengembangan seni tari tradisional dilakukan melalui inovasi gerak, kostum, dan konsep pertunjukan tanpa menghilangkan nilai tradisi. Pengembangan tersebut berperan dalam meningkatkan minat masyarakat, kesempatan tampil, serta pengakuan terhadap sanggar. Dengan demikian, pengembangan seni tari tradisional berperan penting dalam membentuk dan mempertahankan eksistensi Sanggar Tari Kirana di Kota Tangerang
Downloads
References
Arif, A., Suhaya, & Permana, R. (2023). Upaya Meningkatkan Eksistensi dalam Berkesenian Musik Tradisional pada Sanggar Panghegar Manah di Kabupaten Pandeglang. Matra: Jurnal Musik Tari Teater dan Rupa, 2 (1), hlm. 56-69.
Dagun, S.M. (1990). Filsafat Eksistensialisme. Jakarta: Rineka Cipta.
Hadi, Y.S. (2018). Revitalisasi Tari Tradisional. Yogyakarta: Cipta Media.
Miles, M.B. & Huberman A.M. (1984). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.
Ramadani, A., Rizal, S., & Permana, R. (2024). Eksistensi Kesenian Debus Padepokan Sumur Tujuh di Babakan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Matra: Jurnal Musik Tari Teater dan Rupa, 3 (1), hlm. 57-65.
Restian, A. (2017). Pembelajaran Seni Tari di Indonesia dan Mancanegara. Malang: UMM Press.
Soedarso Sp. (2006). Trilogi Seni. Yogyakarta: ISI Yogyakarta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Yuliana, Lobo, A.N., Frank, S.A.K., & Idris, U. (2023). Peran Sanggar Seni sebagai Rumah Peradaban: Sebuah Upaya Menjaga Warisan Budaya di Kampung Mamda Yawan. Communnity Development Journal, 4 (1), hlm. 181-188.
Yuliza, F. (2024). Pengembangan Tari Tradisional Sebagai Tari Kreasi untuk Atraksi Pariwisata Budaya. Bercardik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni, 8 (1), hlm. 33-47.
Zainal, A. (2007). Analisis Eksistensial. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







